Islamic Banking Investment
Menurut Sunariyah (2003:4): “Investasi adalah penanaman
modal untuk satu atau lebih aktiva yang dimiliki dan biasanya berjangka waktu
lama dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa-masa yang akan datang.”
Dewasa ini banyak negara-negara yang melakukan kebijaksanaan yang bertujuan
untuk meningkatkan investasi baik domestik ataupun modal asing. Hal ini
dilakukan oleh pemerintah sebab kegiatan investasi akan mendorong pula kegiatan
ekonomi suatu negara, penyerapan tenaga kerja,
peningkatan output yang dihasilkan, penghematan
devisa atau bahkan penambahan devisa.
Menurut Husnan (1996:5) menyatakan bahwa “proyek
investasi merupakan suatu rencana untuk menginvestasikan sumber-sumber daya,
baik proyek raksasa ataupun proyek kecil untuk memperoleh manfaat pada masa
yang akan datang.” Pada umumnya manfaat ini dalam bentuk nilai uang. Sedang
modal, bisa saja berbentuk bukan uang, misalnya tanah, mesin, bangunan dan dan
berbagai komponenn lain yang dapat digunakan sebagai barang modal.
Namun baik sisi pengeluaran investasi ataupun manfaat yang diperoleh, semua harus dikonversikan dalam nilai uang yang merupakan standar investasi yang sudah ditetapkan.
Namun baik sisi pengeluaran investasi ataupun manfaat yang diperoleh, semua harus dikonversikan dalam nilai uang yang merupakan standar investasi yang sudah ditetapkan.
Suatu rencana investasi perlu dianalisis secara seksama.
Analisis rencana investasi pada dasarmya merupakan penelitian tentang dapat
tidaknya suatu proyek (baik besar atau kecil) dapat dilaksanakan dengan
berhasil, atau suatu metode penjajakkan dari suatu gagasan usaha/bisnis tentang
kemungkinan layak atau tidaknya gagasan usaha/bisnis tersebut dilaksanakan.
Suatu proyek investasi umumnya memerlukan dana yang besar
dan akan mempengaruhi perusahaan dalam jangka panjang. Oleh karena itu
dilakukan perencanaan investasi yang lebih teliti agar tidak terlanjur
menanamkan investasi pada proyek yang tidak menguntungkan.
Berdasarkan (www.sinarharapan.co.id/ekonomi/eureka/2003/021/eur1.html) menyatakan bahwa alasan investasi adalah sebagai berikut:
Berdasarkan (www.sinarharapan.co.id/ekonomi/eureka/2003/021/eur1.html) menyatakan bahwa alasan investasi adalah sebagai berikut:
a. Produktifitas seseorang yang selalu mengalami
penurunan.
b. Tidak
menentunya lingkungan perekonomian sehingga memungkinkan suatu saat penghasilan
jauh lebih kecil dari pada sesuatu yang menjadi komponen pengeluaran.
c.
Kebutuhan-kebutuhan yang cenderung selalu mengalami peningkatan.
Tipe Investor Menurut profil Resiko
Tipe-tipe investor menurut profil resiko
dalam berinvestasi dapat dideskripsikan berikut (www.danareksa.com/home/index_produk.cfm?act=investasiRepot)
1. Defensive
Investor dengan tipe defensive, investor
ini berusaha untuk mendapatkan keuntungan dan menghindari resiko sekecil apapun
dari investasi yang dilakukan. Investor tipe ini tidak mempunyai keyakinan yang
cukup dalam hal spekulasi, dan lebih memilih untuk menunggu saat-saat yang
tepat dalam berinvestasi agar investasi yang dilakukan terbebas dari resiko.
2. Conservative
Investor dengan tipe conservative, biasanya
berinvestasi untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga dan dengan rentang
waktu investasi yang cukup panjang, misalnya, untuk pendidikan perguruan tinggi
anak atau biaya hidup di hari tua. Investor tipe ini memiliki kecenderungan
menanam investasi dengan keuntungan (yield) yang layak saja dan tidak memiliki
resiko besar, karena filosofi investasi mereka untuk menghindari resiko.
Walaupun investor conservative sering berinvestasi, investor ini umumnya
mengalokasikan sedikit waktu untuk menganalisa dan mempelajari portofolio
investasinya.
3. Balanced
Investor dengan tipe balanced, merupakan
tipe investor yang menginginkan resiko menengah. Investor tipe ini selalu
mencari proporsi yang seimbang antara resiko yang dimungkinkan terjadi dengan pendapatan yang dapat diraih. Tipikal investor ini bahwa mereka
akan selalu berhati-hati dalam memilih jenis investasi, dan hanya investasi
yang proporsional antara resiko dan penghasilan yang bisa diperoleh yang akan
dipilih.
4. Moderately aggressive
Moderately aggressive, merupakan tipe
investor yang tenang atau tidak ekstrim dalam menghadapi resiko. Investor ini
cenderung memikirkan kemungkinan terjadinya resiko dan kemungkinan bisa
mendapatkan keuntungan. Dalam hal ini, investor dengan tipe moderately
aggressive selalu tenang dalam mengambil keputusan investasi karena keputusan
yang ditetapkan sudah dipikirkan sebelumnya.
5. Aggressive
Investor aggressive, atau biasa disebut
'pemain', adalah kebalikan dari investor conservative. Mereka sangat teliti
dalam menganalisa portofolio yang dimiliki.
Semakin banyak angka-angka dan fakta yang bisa dianalisa adalah semakin baik. Investor tipe ini umumnya berinvestasi dengan rentang waktu relatif pendek karena mengharapkan adanya keuntungan yang besar dalam waktu singkat. Walaupun tidak berharap untuk merugi, namun setiap investor aggressive menyadari bahwa kerugian adalah bagian dari permainan.
Semakin banyak angka-angka dan fakta yang bisa dianalisa adalah semakin baik. Investor tipe ini umumnya berinvestasi dengan rentang waktu relatif pendek karena mengharapkan adanya keuntungan yang besar dalam waktu singkat. Walaupun tidak berharap untuk merugi, namun setiap investor aggressive menyadari bahwa kerugian adalah bagian dari permainan.
Jenis-Jenis Investasi
Menurut Senduk (2004:24) bahwa
produk-produk investasi yang tersedia di pasaran antara lain:
a. Tabungan di bank
a. Tabungan di bank
Dengan menyimpan uang di tabungan, maka
akan mendapatkan suku bunga tertentu yang besarnya mengikuti kebijakan bank
bersangkutan. Produk tabungan biasanya memperbolehkan kita mengambil uang
kapanpun yang kita inginkan.
b. Deposito di bank
Produk deposito hampir sama dengan produk
tabungan. Bedanya, dalam deposito tidak dapat mengambil uang kapanpun yang
diinginkan, kecuali apabila uang tersebut sudah menginap di bank selama jangka
waktu tertentu (tersedia pilihan antara satu, tiga, enam, dua belas, sampai dua
puluh empat bulan, tetapi ada juga yang harian). Suku bunga deposito biasanya
lebih tinggi daripada suku bunga tabungan. Selama deposito kita belum jatuh
tempo, uang tersebut tidak akan terpengaruh pada naik turunnya suku bunga di
bank.
c. Saham
Saham adalah kepemilikan atas sebuah
perusahaan tersebut. Dengan membeli saham, berarti membeli sebagian perusahaan
tersebut. Apabila perusahaan tersebut mengalami keuntungan, maka pemegang saham
biasanya akan mendapatkan sebagian keuntungan yang disebut deviden. Saham juga bisa dijual kepada pihak
lain, baik dengan harga yang lebih tinggi yang
selisih harganya disebut capital gain maupun lebih rendah daripada kita membelinya yang selisih harganya disebut capital loss. Jadi,
keuntungan yang bisa didapat dari saham ada dua yaitu deviden dan capital gain.
d. Properti
Investasi dalam properti berarti investasi
dalam bentuk tanah atau rumah.
Keuntungan yang bisa didapat dari properti ada dua yaitu :
Keuntungan yang bisa didapat dari properti ada dua yaitu :
(a) Menyewakan properti tersebut ke pihak lain sehingga mendapatkan uang sewa.
(b) Menjual properti tersebut dengan harga yang lebih tinggi.
e. Barang-barang koleksi
Contoh barang-barang koleksi adalah
perangko, lukisan, barang antik, dan lain-lain. Keuntungan yang didapat dari
berinvestasi pada barang-barang koleksi adalah dengan menjual koleksi tersebut
kepada pihak lain.
f. Emas
Emas adalah barang berharga yang paling
diterima di seluruh dunia setelah mata uang asing dari negara-negara G-7
(sebutan bagi tujuh negara yang memiliki perekonomian yang kuat, yaitu Amerika, Jepang, Jerman, Inggris, Italia, Kanada, dan Perancis).
Harga emas akan mengikuti
kenaikan nilai mata uang dari negara-negara G-7. Semakin tinggi kenaikan nilai
mata uang asing tersebut, semakin tinggi pula harga emas. Selain itu harga emas biasanya juga
berbanding searah dengan inflasi. Semakin tinggi inflasi, biasanya akan semakin tinggi pula
kenaikan harga emas. Seringkali kenaikan harga emas melampaui kenaikan inflasi
itu sendiri.
g. Mata uang asing
Segala macam mata uang asing biasanya dapat
dijadikan alat investasi.
Investasi dalam mata uang asing lebih beresiko dibandingkan dengan investasi dalam saham, karena nilai mata uang asing di Indonesia menganut sistem mengambang bebas (free float) yaitu benar-benar tergantung pada permintaan dan penawaran di pasaran. Di Indonesia mengambang bebas membuat nilai mata uang rupiah sangat fluktuatif.
Investasi dalam mata uang asing lebih beresiko dibandingkan dengan investasi dalam saham, karena nilai mata uang asing di Indonesia menganut sistem mengambang bebas (free float) yaitu benar-benar tergantung pada permintaan dan penawaran di pasaran. Di Indonesia mengambang bebas membuat nilai mata uang rupiah sangat fluktuatif.
h. Obligasi
Obligasi atau sertifikat obligasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah maupun perusahaan, baik untuk
menambah modal perusahaan atau membiayai suatu proyek pemerintah. Karena
sifatnya yang hampir sama dengan deposito, maka agar lebih menarik investor
suku bunga obligasi biasanya sedikit lebih tinggi dibanding suku bunga
deposito. Selain itu seperti saham kepemilikan obligasi dapat juga dijual
kepada pihak lain baik dengan harga yang lebih tinggi maupun lebih rendah
daripada ketika membelinya. Terdapat pengelompokkan jenis-jenis investasi
(www.winterthur.co.id/id/winpens3.htm), yaitu:
1. Deposito berjangka
Simpanan dalam mata uang Rupiah, dengan
tingkat suku bunga relatif lebih tinggi dibandingkan jenis simpanan lainnya.
Tersedia dalam jangka waktu 1,3, 6, 12, dan 24 bulan.
2. Sertifikat Bank Indonesia (SBI)
Sertifikat Bank Indonesia (SBI) merupakan
bagian dari upaya BI untuk meredam dan menstabilkan likuiditas yang ada di
pasar.
3. Saham
Surat bukti pemilikan bagian modal
perseroan terbatas yang memberikan berbagai hak menurut ketentuan anggaran
dasar (shares, stock ).
4. Obligasi
Surat utang yang berjangka waktu lebih dari
satu tahun dan bersuku bunga tertentu, yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk
menarik dana dari masyarakat, guna pembiayaan perusahaan atau oleh pemerintah
untuk keperluan anggaran belanjanya (debenture bond).
5. Sekuritas pasar uang
Sekuritas pasar uang merupakan surat-surat
berharga jangka pendek yang diperjualbelikan di pasar uang.
6. Sertifikat hutang obligasi
Merupakan bukti kepemilikan piutang kepada
pihak lain. Sertifikat ini dapat diperjualbelikan pada tingkat diskonto
tertentu. Sertifikat hutang obligasi ini
merupakan bentuk investasi jangka panjang.
merupakan bentuk investasi jangka panjang.
7. Tanah/bangunan
Investasi ini tergolong investasi dalam
bentuk property, investasi ini biasanya untuk jangka waktu panjang karena
mengharapkan adanya kenaikan dari nilai tanah/bangunan yang telah dibelinya.
8. Reksa dana.
Wadah investasi yang berisi dana dari
sejumlah investor dimana uang didalamnya diinvestasikan ke dalam berbagai
produk investasi oleh sebuah Perusahaan Manajemen Investasi (Mutual Fund).
Keunggulan dan Kekurangan Setiap Investasi
a. Produk perbankan
(1) Tabungan
Digunakan untuk
menyimpan dana nasabah. Dapat memberikan banyak kemudahan, antara lain:
• Likuiditas yang tinggi, dapat diambil kapan saja: counter bank dan ATM
• Kemudahan bertransaksi: pengiriman uang, pembayaran (telepon, kartu kredit, dan lain-lain), penukaran uang, dan lain-lain.
• Dijamin pemerintah, sampai tahun 2006.
Kekurangan:
• Suku bunga yang diberikan sangat rendah, di bawah tingkat inflasi.
• Bunga kena pajak 20% untuk yang di atas Rp 7,5 juta.
(2) Rekening koran (cheque/giro)
Dipergunakan
secara luas oleh perusahaan dan perorangan, untuk melakukan transaksi keuangan.
Kemudahan, antara lain:
• Likuiditas tinggi, dapat diambil kapan saja: counter bank pencairan cek.
• Kemudahan bertransaksi: pembayaran ke pihak lain tanpa menggunakan uang tunai dan tanpa harus datang ke bank.
• Dijamin oleh pemerintah.
Kekurangan:
• Tidak ada bunga, hanya terdapat jasa giro yang sangat rendah
• Bunga kena pajak 20%.
(3) Deposito berjangka
Dipergunakan
untuk menabung/menyimpan uang dalam jangka waktu tertentu.
Kemudahan, antara lain:
Kemudahan, antara lain:
• Suku bunga yang lebih tinggi, sekitar 6%.
• Likuiditas tinggi, dapat diambil kapan saja, meskipun ada jangka waktu
tertentu.
• Dapat dijaminkan: untuk mendapatkan hutang dari bank yang sama.
• Dijamin oleh pemerintah, rate (%) x (# of Days/365) x Nominal x 0.80, 12% x (31/365) x IDR 1,000,000 x 0.80.
Kekurangan:
• Terkena penalti, bila diambil sebelum jatuh tempo
• Bunga kena pajak 20%, di atas Rp 7,5 juta.
Kesimpulan:
Dikarenakan
sifatnya dan bunga yang diberikan dari suatu produk perbankan berada di bawah
rate inflasi, maka produk perbankan tidak sesuai untuk dipakai sebagai alat
investasi.
Kelebihan:
Kelebihan:
• Akses yang cepat/likuiditas yang tinggi
• Kemudahan bertransaksi
• Jaminan pemerintah
Secara umum, bank idealnya digunakan sebagai tempat melakukan transaksi.
Produk perbankan sangat ideal dipergunakan untuk penempatan dana darurat (emergency fund).
b. Produk investasi
Reksa Dana/Unit Trust
Keunggulan:
• Diversifikasi
• Pilihan investasi yang beragam
• Transparansi
• Peraturan yang ketat
• Biaya yang rendah (subs, redeem, management fee)
• Keuntungan pajak (untuk di Indonesia saat ini)
• Minimum investasi yang rendah.
Konsep Investment Banking Dalam Perbankan Syariah
“Implementasi Mudharabah Muqayyadah dalam Perbankan
Syariah”
Secara defenisi, investasi adalah menggunakan dan memanfaatkan uang untuk
mendapatkan uang lebih banyak lagi, dengan cara menempatkan uang tersebut pada
usaha yang diharapkan akan meningkat nilainya pada masa yang akan datang. Usaha dimaksud adalah usaha di sektor riil
(tangible economic equity). Berbeda dengan investasi lainnya, investasi syariah
memiliki spesifikasi yang lebih khusus antara lain : tidak mengenal sistem
bunga, mempertimbangkan kehalalan usaha, dan keadilan transaksi. Investasi
syariah tidak hanya melulu bicara tentang making money, tetapi juga
memperhatikan nilai-nilai spiritual, keadilan dan kemaslahatan. Dengan
demikian, maka pola investasinya akan menjadi lebih rumit, terutama bagi
sebagian orang yang tidak memiliki semangat spirituil sejati. Namun begitulah
adanya, sebagaimana firman Tuhan yang menyebutkan bahwa perjalanan menuju
syurga itu menanjak, berbatu dan berliku. Sangat berbeda dengan perjalan menuju neraka yang landai,
lurus dan mulus.
Skim Investasi Syariah
Meskipun belum banyak digeluti oleh sebagian orang, ternyata investasi
syariah memiliki keragaman yang lebih luas ketimbang skim inestasi non syariah.
Ada beberapa skim investasi syariah yang dapat dijadikan acuan, antara lain :
a. Pembiayaan Modal Kerja (Working Capital Financing Fund)
Skim ini bertujuan untuk memperoleh pengembalian yang optimum dengan jadual
pembayaran yang sudah ditentukan. Dalam skim ini, transaksi dipecah menjadi 2
akad, yang terpisah yaitu: Murabahah dan Mudharabah secara proporsional. Dengan
begitu, diharapkan akan diperoleh pendapatan yang tetap dari transaksi
murabahah. Sementara itu, investor akan memperoleh penghasilan yang
berfluktuasi dari transaksi mudharabah. Namun demikian, skim ini ditentang oleh
Zainul Arifin dengan alasan bahwa tujuan investor adalah investasi, dan
bukannya bertransaksi jual beli (murabahah).
b. Skim Proteksi Modal (Capital Protection Investment Scheme)
b. Skim Proteksi Modal (Capital Protection Investment Scheme)
Tujuan utama skim ini adalah mencapai keuntungan yang optimum dengan
mekanisme perlindungan (dalam mata uang asing) sesuai dengan Syariah Islam.
Dalam skim ini, transaksi murabahah dilakukan dengan pemilik perusahaan dan
disaat yang sama melakukan transaksi mudharabah dengan anak perusahaan
(portofolio). Dengan struktur investasi tersebut, transaksi mudharabah terproteksi
oleh transaksi Murabahah dengan sistem pendapatan yang fix.
c. Murabahah Property Fund
Objektif skim ini adalah memberikan penghasilan yang stabil dengan
menetapkan pembayaran tetap tahunan dalam mata uang US Dollar (asing).
Transaksi dalam skim ini didasarkan atas Murabahah dengan ekspektasi waktu
pengembalian 5 tahun. Dana akan diinvestasikan dalam pembelian
penghasilan/pembayaran yang didapat dari properti dan selanjutnya properti
tersebut segera dijual kembali secara Murabahah kepada perusahaan dalam jangka
waktu 5 tahun.
d. Al-Manzil Fund Scheme
Tujuan investasi dengan skim ini adalah memperoleh hasil jangka panjang
dari investasi “Asset backed securities” dengan perlindungan mata uang rupiah
(domestic currency) mengikuti prinsip Syariah Islam. Skim ini digunakan untuk
pembiayaan pengadaan rumah, dan diproyeksikan untuk menggantikan produk KPR.
Skim investasi ini sepenuhnya dilakukan atas dasar Mudharabah antara Investor
dan manager Investasi, dengan dukungan Mortgage Agreement dan Buy Back
Guarantee. Pada skim ini digunakan beberapa akad antara lain : mudharabah
antara bank dengan investor, istishna’ antara bank dengan pengembang, serta
sewa beli dan murabahah antara bank dengan konsumen. Skim ini akan menjadi skim
yang mampu berdiri sendiri (bebas pengaruh fluktuasi suku bunga), manakala
investor-investor tersebut juga merupakan kumpulan konsumen akhir.
Islamic Money Market.
Pada sistem yang lebih makro, investasi syariah dapat berpartisipasi dalam
sistem pasar uang yang saat ini telah banyak dikenal. Namun demikian, banyak
modifikasi yang perlu dilakukan jika ingin ikut berpartisipasi dalam pasar
uang. Dalam sistem ekonomi Islam, beberapa ulama dan praktisi lebih banyak
menyebutnya sebagai Pasar Keuangan bukannya Pasar Uang, atau lebih dikenal
dengan istilah Islamic Money Market. Tujuan pengadaan Islamic Money Market
adalah untuk menyediakan fasilitas likuiditas dengan tingkat pengembalian yang
kompetitif serta sesuai dengan prinsip Syariah Islam.
Struktur Investasinya dilakukan secara simultan. Pertama, dana kelolaan
akan didaftarkan pada BAPEPAM (Badan Pengawas Pasar Modal). Dana dimaksud
kemudian akan dipisahkan antara portofolio Rupiah dan US Dollar (foreign
Currency). Portofolio dalam bentuk rupiah akan diinvestasikan dalam skim Ijarah
atau Murabahah yang diterbitkan oleh Bank Indonesia. Portofolio dimaksud
maksimal terdiri dari 10 saham yang sangat likuid yang terdaftar di Bursa Efek
Jakarta. Sementara itu, portofolio US Dollar (Foreign Currency) akan
diinvestasikan pada produk-produk investasi dalam bentuk US Dollar yang
diterbitkan oleh Bank Islam Internasional yang kredibel.
Aktivitas investasi harus sesuai dengan kebutuhan akan Dewan Syariah Islam
yang kredibel. Maksimal Investasi pada Ijarah/Murabahah adalah 80% dari total
nilai asset, dan investasi pada saham-saham lain terbatas pada 10 besar saham
yang paling likuid dengan tingkat volatilitas yang rendah.
Implementasi Sistem Investasi Pada Perbankan Syariah
Saat ini harus diakui bahwa perkembangan perbankan syariah masih lamban. Hal ini terlihat dari komposisi asset perbankan syariah yang tidak mencapai 1% daripada total asset perbankan nasional. Hal ini dapat dimaklumi karena sistem perbankan syariah memerlukan proses edukasi yang panjang bagi masyarakat dan bahkan para pelaku perbankan syariah sendiri. Salah satu pola fikir masyarakat yang harus diubah adalah mengubah pola hidup menabung menjadi pola hidup berinvestasi. Saat ini masyarakat lebih senang menabung daripada berinvestasi karena tanpa harus bekerja akan selalu memperoleh bunga yang besar dan tetap setiap bulannya. Selain itu, pokok tabungannya pun dijamin oleh pemerintah. Pola hidup seperti ini kemudian menghasilkan manusia-manusia pemalas yang ingin mendapat uang banyak tanpa ingin bekerja. Dampaknya bagi perekonomian nasional sudah dapat diduga, yakni stagnasi sektor riil akibat tidak sinkron dengan sektor perbankan.
Saat ini harus diakui bahwa perkembangan perbankan syariah masih lamban. Hal ini terlihat dari komposisi asset perbankan syariah yang tidak mencapai 1% daripada total asset perbankan nasional. Hal ini dapat dimaklumi karena sistem perbankan syariah memerlukan proses edukasi yang panjang bagi masyarakat dan bahkan para pelaku perbankan syariah sendiri. Salah satu pola fikir masyarakat yang harus diubah adalah mengubah pola hidup menabung menjadi pola hidup berinvestasi. Saat ini masyarakat lebih senang menabung daripada berinvestasi karena tanpa harus bekerja akan selalu memperoleh bunga yang besar dan tetap setiap bulannya. Selain itu, pokok tabungannya pun dijamin oleh pemerintah. Pola hidup seperti ini kemudian menghasilkan manusia-manusia pemalas yang ingin mendapat uang banyak tanpa ingin bekerja. Dampaknya bagi perekonomian nasional sudah dapat diduga, yakni stagnasi sektor riil akibat tidak sinkron dengan sektor perbankan.
Bagi praktisi perbankan sendiri, harus segera dilakukan perubahan dan
pelurusan konsep tabungan dan investasi. Tabungan itu bukanlah mudharabah
melainkan wadiah. Perbankan syariah harus segera melakukan edukasi dan
sosialisasi kepada masyarakat tentang karakteristik investasi, terutama adanya
peluang untung – rugi. Sedangkan skim investasi seperti mudharabah dan
musyarakah harus segera diubah dari konsep revenue sharing menjadi profit
sharing.
Mudharabah Muqayyadah
Dalam implementasinya di sistem perbankan syariah, terdapat kesalahan
persepsi di kalangan masyarakat ekonomi syariah yakni selalu menggandengkan
antara akad-akad fiqh dengan transaksi perbankan modern. Sebagai contoh jika
bicara tentang ijarah maka pasti leasing, jika bicara tentang mudharabah
muqayyadah maka pasti disimpulkan bahwa itu adalah direct investment. Padahal
keduanya sama sekali tidak ada hubungannya. Dalam satu transaksi perbankan, dapat
dilakukan dengan beberapa macam akad fiqh. Sebagai contoh, mudharabah
muqayyadah tidak mesti digunakan untuk direct investment saja, tetapi juga
dapat digunakan untuk transaksi bank lainnya. Konsep transaksi suatu produk
perbankan dapat dibentuk dalam beberapa alternatif akad fiqh. Namun demikian,
kemudian dipilih alternatif terbaik dengan kriteria : kehalalan transaksi,
kemudahan implementasi dan
profitability transaksi.
profitability transaksi.
Transaksi mudharabah muqayyadah tidak mesti berdiri sendiri, namun juga
dapat dikombinasikan dengan skim lanjutan yang bentuknya bisa beraneka ragam,
seperti murabahah, salam, ijarah dan lain-lain. Transaksi mudharabah muqayyadah
terdiri dari 2 (dua) skema besar yakni off balance sheet dan transaksi on
balance sheet. Transaksi mudharabah muqayyadah off balance sheet inilah yang
bisa disebut sebagai direct investment. Pada transaksi ini, penandatanganan
akad terjadi antara investor (shahibul maal) dengan pengusaha (mudharib). Bank
sama sekali tidak terlibat dalam akad dimaksud. Dalam transaksi ini, bank hanya
bertindak sebagai arranger saja sehingga tidak berhak memperoleh bagi hasil
hanya arranger fee saja. Keterikatan bank dengan para pihak yang terlibat
(investor dan pengusaha) dapat dilakukan dengan 2 (dua) akad yakni : akad
simsar/samsarah dan akad jo’alah. Akad simsar terjadi jika bank bertindak
menyediakan jasa untuk mempertemukan antara investor dan mudharib. Pada sistem
ini bank biasanya membuat Info Memo tentang bisnis tertentu untuk kemudian
ditawarkan kepada para investor. Bank menjamin kebenaran data didalam Info Memo
tersebut, tetapi tidak bertanggung jawab atas risiko bisnis dimaksud. Sedangkan
pada akad jo’alah, bank bertindak sebagai agen dari investor untuk mencari
bisnis dengan karakteristik yang ditentukan investor (menyangkut profil usaha,
tingkat risiko, tingkat return, dan lain-lain). Atas jasa bank tersebut,
investor akan memberikan arranger fee.
Selain off balance sheet, mudharabah muqayyadah dapat juga dilakukan secara
on balance sheet. Prinsipnya adalah apabila investor memberikan suatu syarat
tertentu pada investasi yang dilakukannya, maka itulah yang dimaksud dengan
mudharabah muqayyadah. Sehubungan dengan itu, bank dapat menciptakan produk
investasi sebagaimana deposito dengan persyaratan tertentu misalnya investasi
untuk sektor tertentu seperti pertanian, manufaktur dan jasa atau
berdasarkan akad yang digunakan seperti dalam
rangka penjualan cicilan, penyewaan cicilan dan kerja sama usaha. Yang
terpenting dalam transaksi on balance sheet adalah kesesuaian cash flow yang
diterima bank dari investor dengan penerimaan bank dari mudharib, sehingga bank
tidak perlu melakukan pembayaran setiap bulan manakala pengembalian yang
dilakukan mudharib setelah 3 bulan.
Metode bagi hasil dapat dilakukan dengan metode :
cluster pool of fund, project sharing dan arranger fee. Cluster pool of fund
adalah sistem dimana bank memberikan pilihan alternatif investasi berdasarkan
jenis transaksi seperti jual-beli, sewa menyewa dan lain-lain. Project Sharing
adalah sistem dimana alternatifnya berdasarkan jenis proyek usaha seperti
pertanian, pertambangan, transportasi dan lain-lain. Sedangkan
arranger fee adalah sistem dimana bank hanya bertindak sebagai perantara saja.
Perluasan
Ke Wilayah Eropa
Pada
tahun 1958, 6 pendiri Common Pasar negara menciptakan EIB untuk berkontribusi
terhadap integrasi, pembangunan seimbang dan kohesi ekonomi dan sosial dari apa
yang sekarang menjadi negara anggota Uni Eropa. During
its first 50 years of operations, the Bank has won significant experience in
financing investment projects across a wide range of sectors. Selama 50
tahun pertama operasi, Bank telah memenangkan pengalaman yang signifikan dalam
pembiayaan proyek-proyek investasi di berbagai sektor. It has supported the Common Market's most important
achievements, contributing to European economic growth; it has taken up the
challenges of six EU enlargements, from six to 27 Member States, increasing its
capital from one billion “Units of Account” to currently EUR 163.6 billion.
Telah mendukung pencapaian Pasar Bersama yang paling penting, memberikan
kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Eropa, tetapi telah mengambil tantangan
enam perluasan Uni Eropa, dari enam sampai 27 Negara Anggota, menambah modal
dari satu milyar "Satuan Account" untuk saat ini EUR 163600000000 . The EIB has played a major role in the run-up to the
birth of the Euro, launching initiatives that paved the way for the transition
to a single currency. EIB telah memainkan peran utama dalam menjelang
kelahiran Euro, meluncurkan inisiatif yang membuka jalan bagi transisi ke mata
uang tunggal.
Historically, the EIB's main lending objective has
been to promote economic and social cohesion and convergence across the EU,
with particular support for its poorer regions.Secara
historis, tujuan pinjaman utama EIB ini adalah untuk mempromosikan kohesi
ekonomi dan sosial dan konvergensi di Uni Eropa, dengan dukungan khususnya
untuk daerah yang lebih miskin. This goal is now
joined by five other priority objectives within the EU: supporting small and
medium-sized enterprises; protecting the environment; creating an innovative
and knowledge-based European economy; building efficient trans-European
transport networks; and ensuring sustainable, competitive and secure sources of
energy. Tujuan ini kini bergabung dengan lima tujuan prioritas lain dalam Uni Eropa:
mendukung usaha kecil dan menengah, pelestarian lingkungan; menciptakan ekonomi
Eropa inovatif dan berbasis pengetahuan, membangun jaringan transportasi yang
efisien trans-Eropa; dan memastikan berkelanjutan, kompetitif dan mengamankan
sumber-sumber energi.
But the EIB is not only a lender.Tetapi
tidak hanya EIB pemberi pinjaman. It also borrows
money in the world's capital markets at the best possible cost, and passes this
funding on to its loan customers. Hal ini juga meminjam uang di pasar
modal dunia pada biaya terbaik, dan melewati pendanaan ini kepada pelanggan
pinjaman. It has been doing this for five decades,
operating in dramatically and dynamically changing market circumstances while
at the same time playing a pioneering role in market development and promoting an
integrated European market. Ini telah melakukan ini selama lima dekade, yang
beroperasi di dramatis dan dinamis mengubah kondisi pasar sementara pada saat
yang sama memainkan peran perintis dalam pengembangan pasar dan mempromosikan
pasar Eropa terintegrasi. Outside the EU's
borders, the EIB finances projects on the basis of external mandates granted by
the European Council in line with the Union's cooperation and development
policies. Luar perbatasan Uni Eropa, EIB mendanai proyek-proyek
berdasarkan mandat eksternal yang diberikan oleh Dewan Eropa sejalan dengan
kerja sama Uni dan kebijakan pembangunan. The
Mandates for Candidate countries, potential Candidate countries and Neighbours 1 are executed by the EIB with a particular
emphasis. The Mandat bagi negara-negara Calon, potensi negara dan Calon
Tetangga 1 dijalankan oleh EIB dengan
penekanan khusus.
These are extraordinarily tough and wide-ranging
remits.Ini adalah luar biasa remits tangguh dan luas. However, the lending figures are building towards these
goals. Namun, angka pinjaman sedang membangun menuju
tujuan-tujuan tersebut. In the early 1980s, EIB
new lending stood at around €4 billion a year. Pada awal 1980-an,
pinjaman EIB baru berdiri di sekitar € 4000000000 setahun. By 1995, new loans amounted to more than €20 billion.
Pada tahun 1995, pinjaman baru sebesar lebih dari € 20 miliar. And by 2007, annual EIB lending was edging towards €50
billion, while total borrowing amounted to €55 billion. Dan dengan 2007,
pinjaman EIB tahunan itu merayap menuju € 50 miliar, sedangkan jumlah pinjaman
sebesar € 55 miliar.
Mempromosikan
dan Kohesi Sosial Ekonomi di Uni Eropa DiperbesarToday, the EIB's remit to support regional economic
development and promote social cohesion is increasingly focusing on Central and
Eastern Europe, in a massive effort to iron out the newly enlarged EU's
substantial regional imbalances in competitiveness and growth.
Hari
ini, mengirimkan EIB untuk mendukung pembangunan ekonomi daerah dan
meningkatkan kohesi sosial semakin berfokus pada Tengah dan Eropa Timur, dalam
upaya besar-besaran untuk besi keluar ketidakseimbangan besar Uni Eropa yang
baru diperbesar regional daya saing dan pertumbuhan.
Between 2007 and 2013, €308 billion of grants will be
allocated through EU Structural Funds, of which €160 billion are earmarked for
the 12 new Member States.Antara tahun 2007, dan 2013 € 308000000000 hibah akan
dialokasikan melalui Dana Uni Eropa Struktural, dimana 160.000.000.000 €
diperuntukkan untuk 12 negara anggota baru. This
huge sum of money represents the biggest investment of Structural Funds in EU
history, accounting for nearly 36% of the total EU budget. Ini sejumlah
besar uang merupakan investasi terbesar Dana Struktural dalam sejarah Uni
Eropa, akuntansi selama hampir 36% dari total anggaran Uni Eropa. Funds will be strictly targeted at less developed
regions of these countries, where training and employment opportunities are
often fewer and less accessible. Dana akan sangat ditargetkan pada
daerah tertinggal dari negara-negara, di mana pelatihan dan kesempatan kerja
seringkali lebih sedikit dan kurang dapat diakses. The Bank is working with the Commission and the Member
States to identify projects eligible for these grants. Bank bekerja sama
dengan Komisi dan negara-negara anggota untuk mengidentifikasi proyek-proyek
yang memenuhi syarat untuk hibah ini. Priority
will be given to the 12 countries that joined the EU between 2004 and 2007 2 Prioritas akan diberikan kepada 12
negara-negara yang bergabung dengan Uni Eropa antara 2004 dan 2007
One of the most effective and important tools to help
deploying the €308 billion earmarked for social and economic cohesion and
convergence projects effectively is the “Joint Assistance to Support Projects
in European Regions” (JASPERS) initiative, which kicked off in late 2005.Salah
satu alat yang paling efektif dan penting untuk membantu menyebarkan € 308
milyar dialokasikan untuk kohesi sosial dan ekonomi dan proyek konvergensi
efektif adalah "Bantuan Bersama dengan Proyek Dukungan di Kawasan
Eropa" (Jaspers) inisiatif, yang dimulai pada akhir tahun 2005. JASPERS is backed by the EIB, the European Commission
and the European Bank for Reconstruction and Development (EBRD). Jaspers
didukung oleh EIB, Komisi Eropa dan Bank Eropa untuk Rekonstruksi dan Pembangunan
(EBRD). Its emphasis is to ensure that the funds
made available are used effectively, providing assistance from the start of a
project cycle right through to the final application for EU funding and
approval. penekanan adalah untuk memastikan bahwa dana yang tersedia
digunakan secara efektif, memberikan bantuan dari awal dari siklus proyek
sampai ke aplikasi final untuk pendanaan Uni Eropa dan persetujuan.
At the end of July 2008, JASPERS was providing active
assistance to some 280 projects that, if approved by the European Commission,
will absorb investment of some €51bn.Pada akhir Juli 2008,
Jaspers adalah memberikan bantuan aktif untuk beberapa 280 proyek-proyek yang,
jika disetujui oleh Komisi Eropa, akan menyerap investasi dari beberapa 51bn €.
The JASPERS portfolio is relatively well balanced
between five sectors; roads, railways/ports/airports, urban development
(including urban transport, energy efficiency), water/wastewater and solid
waste/energy. Portofolio Jaspers relatif seimbang antara lima sektor;, jalan kereta api / pelabuhan / bandara,
pembangunan perkotaan (termasuk transportasi kota , efisiensi energi), air / air limbah dan
limbah padat / energi. In addition, JASPERS is
involved in horizontal tasks such as providing expertise on public-private
partnerships (PPPs, which is becoming an increasingly popular European funding
route), the financial analysis of projects and state aid issues. Selain
itu, Jaspers terlibat dalam tugas horizontal seperti memberikan keahlian pada
kemitraan publik-swasta (PPP, yang menjadi rute pendanaan semakin populer di
Eropa), analisis keuangan proyek dan masalah negara bantuan.
Dukungan untuk UKM, tulang
punggung's industri EropaOver the
last few years, Europe's 23 million Small & Medium Sized Enterprises (SMEs 3 ) have become the focus of interest at EU level
and in the Member States.
Selama
beberapa tahun terakhir, 23 juta di Eropa Kecil & Menengah (UKM) telah
menjadi fokus dari bunga di tingkat Uni Eropa dan di Negara-negara Anggota. The SME sector accounts for 99% of all European
enterprises, providing over 100 million jobs. Sektor UKM
sebesar 99% dari semua perusahaan Eropa, menyediakan lebih dari 100 juta
pekerjaan. Small firms are also a key generator of
innovation and entrepreneurial skills. perusahaan kecil juga merupakan
kunci generator inovasi dan keterampilan kewirausahaan.
In line with the EU's orientation, the EIB is broadening
the range of existing SME products, dovetailing its improvements with the new
Small Business Act for Europe announced by the European Commission on 2 July,
2008, which includes a chapter on how to improve SMEs' access to finance.Sejalan
dengan orientasi Uni Eropa, EIB adalah memperluas jangkauan produk UKM yang
ada, dovetailing perbaikan dengan Usaha Kecil baru Undang-Undang untuk Eropa
diumumkan oleh Komisi Eropa pada tanggal 2 Juli,, 2008 yang meliputi bab
tentang bagaimana meningkatkan UKM ' akses untuk membiayai.
The EIB Group 4 has
been financing SMEs since 1968.Grup EIB telah UKM pembiayaan
sejak 1968. Until 2007, activities in the SME
sector comprised three types of product, provided through some 200 commercial
banks and 300 private equity funds in the 27 Member States of the European
Union: Sampai tahun 2007, kegiatan di sektor UKM terdiri tiga jenis
produk, yang disediakan melalui sekitar 200 bank umum dan 300 dana ekuitas
swasta di 27 Negara Anggota Uni Eropa:
)EIB credit lines to commercial banks for the medium or
long-term financing of physical investment by SMEs. 1)
baris EIB kredit kepada bank komersial untuk jangka panjang atau menengah
pembiayaan investasi fisik dengan UKM. This
lending activity had an annual volume of about EUR 5bn and reached some 50 000
SMEs per year; Kegiatan ini pinjaman memiliki volume tahunan sekitar 5
milyar EUR dan mencapai sekitar 50 000 UKM per tahun;
)Venture capital. 2)
Modal ventura. Since 2000, the EIF, the EIB's
subsidiary specialised in venture capital and SME guarantees operations, has
invested €4.4bn in 273 private equity funds, which acquire stakes in SMEs,
primarily innovative small businesses with high growth potential. Sejak
tahun 2000, EIF, anak perusahaan EIB's khusus dalam modal ventura dan jaminan
UKM operasi, telah menginvestasikan € 4.4bn di 273 dana ekuitas swasta, yang
memperoleh saham di UKM, usaha kecil terutama yang inovatif dengan potensi
pertumbuhan yang tinggi. These funds have enabled
more than 800 000 SMEs to be started up across the European Union since 2001.
Dana ini telah memungkinkan lebih dari 800 000 UKM akan memulai Facebook di
seluruh Uni Eropa sejak tahun 2001.
)Bank guarantees, also provided by the EIF. 3)
Bank garansi, juga disediakan oleh EIF. 190
operations have been carried out allowing the partial guarantee of €11.6bn of
commitments for bank loans to SMEs. 190 operasi telah dilakukan
memungkinkan jaminan parsial € 11.6bn komitmen untuk pinjaman bank untuk UKM.
In 2008, the EIB Group was called to modernize and
strengthen its support for Europe's small and medium-sized enterprises, to help
mitigate the effects of the credit crisis.Pada tahun
2008, Grup EIB dipanggil untuk memodernisasi dan memperkuat dukungan untuk
usaha Eropa kecil dan menengah, untuk membantu mengurangi dampak dari krisis
kredit.
In September 2008 the Bank, at the request of the EU's
Finance Ministers, decided to earmark €15bn for loans to small and medium-sized
enterprises in Europe.Pada bulan September 2008, Bank, atas permintaan Uni
Eropa Menteri Keuangan, memutuskan untuk mengalokasikan € 15 milyar untuk
kredit usaha kecil dan menengah di Eropa. These
loans should be granted via commercial banks over the period 2008-2009 ,as part
of an overall package of €30bn. Pinjaman ini harus diberikan melalui
bank komersial selama periode 2008-2009, sebagai bagian dari paket keseluruhan
sebesar € 30 milyar. This initiative of the EU's
Finance Ministers, who are also EIB's Governors and, effectively, its
shareholders 5 , constitutes a substantial
increase over the Bank's usual lending to this sector following a broad
consultation of SME market players carried out by the EIB in 2007-2008.
Ini inisiatif dari Uni Eropa Menteri Keuangan, yang juga's Gubernur EIB dan,
efektif, pemegang saham, merupakan peningkatan yang substansial atas's biasa
pinjaman Bank untuk sektor ini menyusul konsultasi luas pelaku pasar UKM
dilakukan oleh EIB tahun 2007-2008 .
The Bank plans to do more and better through the “EIB
loan for SMEs”.Bank berencana untuk berbuat lebih banyak dan lebih baik
melalui "pinjaman EIB bagi UKM". Still
deployed via commercial banks, these are simpler, more flexible and more
transparent schemes, for the benefit of a greater number of SMEs and reaching
market segments that commercial banks have difficulty accessing (ie SMEs for
which the risk is considered too great or the security provided is judged
insufficient). Masih digunakan melalui bank-bank komersial, ini lebih
sederhana, lebih fleksibel dan lebih skema transparan, untuk kepentingan lebih
banyak dan segmen pasar UKM mencapai bahwa bank komersial mengalami kesulitan
mengakses (UKM yaitu untuk yang risikonya dianggap terlalu besar atau keamanan
diberikan dinilai tidak cukup).
At the same time, the EIB and the EIF have committed to
enhancing their cooperation in mezzanine funding and micro credit to target
firms that have the most difficulties raising funds.Pada
saat yang sama, EIB dan EIF telah berkomitmen untuk meningkatkan kerjasama
mereka dalam pendanaan mezzanine dan kredit mikro untuk menargetkan perusahaan
yang memiliki kesulitan yang paling penggalangan dana.
Pembiayaan
investasi yang menjamin keberlanjutan lingkungan
For all projects it finances, the EIB pays special attention to the issue of environmental sustainability, focussing on the environmental impact assessment of the investments proposed; the adequacy of mitigating measures; and, more than before, on the energy efficiency of proposed technologies or processes.
For all projects it finances, the EIB pays special attention to the issue of environmental sustainability, focussing on the environmental impact assessment of the investments proposed; the adequacy of mitigating measures; and, more than before, on the energy efficiency of proposed technologies or processes.
Untuk
semua proyek yang akan dibiayainya, EIB memberikan perhatian khusus terhadap
isu kelestarian lingkungan, dengan fokus pada penilaian dampak lingkungan dari
investasi yang diajukan; kecukupan tindakan mitigasi, dan, lebih dari
sebelumnya, pada efisiensi energi dari teknologi yang diusulkan atau proses .
The Bank applies a broad definition of the concept
“environment”, to include a number of related economic and social issues, and
these are now being given greater attention as the general approach of the Bank
evolves into a more holistic treatment of the interrelated environmental,social
and economic strands of sustainable development.Bank
menerapkan definisi yang luas dari "lingkungan" konsep, untuk
memasukkan sejumlah isu ekonomi dan sosial yang terkait, dan ini sekarang
sedang diberikan perhatian yang lebih besar sebagai pendekatan umum Bank
berevolusi menjadi pengobatan yang lebih holistik dari lingkungan yang saling
terkait, sosial dan ekonomi helai pembangunan berkelanjutan. These three dimensions were reaffirmed by the European
Council in June 2006 in the adoption of a Renewed EU Sustainable Development
Strategy. Ketiga dimensi tersebut ditegaskan kembali oleh Dewan Eropa
pada bulan Juni 2006 di adopsi Berkelanjutan Uni Eropa Diperbaharui Strategi
Pembangunan.
Against
this background, the EIB has refined its project identification as well as its
appraisal and monitoring techniques to ensure that sustainabilityis
sufficiently and consistently considered during the whole cycle of the project
appraisal.In particular, the Bank ensures that all the projects that it
finances are compliant with EU environmental principles and standards in
support of EU policies and protect and improve the natural and built
environments, promoting social well-being in the interests of sustainable
development.Terhadap latar belakang ini, EIB telah disempurnakan
identifikasi proyek serta penilaian dan teknik pemantauan untuk memastikan
bahwa sustainabilityis cukup dan konsisten dipertimbangkan selama siklus
seluruh appraisal.In proyek tertentu, Bank memastikan bahwa semua proyek yang
akan dibiayainya adalah mengikuti prinsip-prinsip lingkungan dan standar Uni
Eropa dalam mendukung kebijakan Uni Eropa dan melindungi dan memperbaiki
lingkungan alam dan dibangun, mempromosikan kesejahteraan sosial untuk
kepentingan pembangunan berkelanjutan.
With mounting evidence on the pace and severity of
climate change growing, climate change issues have recently dominated the
environmentalagenda.Dengan pemasangan bukti pada kecepatan dan tingkat
keparahan perubahan iklim yang berkembang, isu perubahan iklim baru-baru ini
mendominasi environmentalagenda tersebut. The EIB
supports specific environmental investments that focus on climate change,
protecting nature and bio-diversity, dealing with the links between environment
and health, and promotingthe sustainable use of natural resources and
management of waste. EIB mendukung investasi lingkungan spesifik yang
fokus pada perubahan iklim, sifat melindungi dan bio-keragaman, berurusan
dengan hubungan antara lingkungan dan kesehatan, dan pemanfaatan secara
berkelanjutan promotingthe sumber daya alam dan pengelolaan limbah.
In March 2007, following the European Council's decision
to effectivelyand urgently tackle the challenges of climate change by
committing the EU to a major reduction of greenhouse gas emissions by 2020, the
EIB launched a number of facilities.Pada bulan
Maret 2007, menyusul keputusan Dewan Eropa untuk effectivelyand segera
mengatasi tantangan perubahan iklim dengan melakukan Uni Eropa untuk
pengurangan besar emisi gas rumah kaca pada tahun 2020, EIB meluncurkan
sejumlah fasilitas. Together with other financial
institutions, four carbon-trading funds were established in order to facilitate
carbon emission rights trading under the Union's Emissions Trading Scheme
(ETS): [see box on EIB Carbon funds]. Bersama dengan lembaga keuangan
lainnya, empat karbon-trading dana didirikan dalam rangka memfasilitasi
perdagangan hak emisi karbon di bawah Emisi Uni's Trading Scheme (ETS): [lihat
kotak di dana EIB Karbon].
These initiatives are joined by ia a dedicated multi year
Financing Facility for financing projects whose promoters are participating in
the EU Emissions Trading Scheme (ETS) and seeking to reduce their greenhouse
gas emissions.Inisiatif-inisiatif ini bergabung dengan besarbesaran
tahun Fasilitas Pembiayaan multi didedikasikan untuk proyek-proyek pembiayaan
yang promotor berpartisipasi dalam Skema Perdagangan Emisi Uni Eropa (ETS) dan
berusaha untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Simultaneously
the EIB has set up framework loans for investment projects that mitigate or
reduce greenhouse gas and other polluting emissions ia in the Union but also in
China and other countries, as well as a Technical Assistance Facility (TAF) to
help identify, prepare and market Joint Implementation (JI) and the Clean
Development Mechanism (CDM) project-related carbon credits. Secara simultan
EIB telah membuat kerangka kerja kredit untuk proyek-proyek investasi yang
mengurangi atau mengurangi gas rumah kaca dan polusi lainnya besarbesaran emisi
di Uni tetapi juga di Cina dan negara-negara lain, serta Bantuan Teknis
Facility (TAF) untuk membantu mengidentifikasi, mempersiapkan dan pasar Joint
Implementation (JI) dan Mekanisme Pembangunan Bersih (CDM) kredit karbon yang
berhubungan dengan proyek.
In May 2007 the EIB committed itself to tackle the
challenges of climate change also on the borrowing side, through a bond issue
that combined innovative features focused on climate protection.Pada
bulan Mei 2007, EIB berkomitmen untuk mengatasi tantangan perubahan iklim juga
di sisi pinjaman, melalui penerbitan obligasi yang fitur inovatif gabungan
difokuskan pada perlindungan iklim. The funds
raised through the second 'European Public Offering of Securities' (EPOS II)
were earmarked for investment in future EIB lending projects within the fields
of renewable energy and energy efficiency – key areas for international climate
protection. Dana yang melalui kedua 'Eropa Penawaran Umum Efek' (EPOS
II) telah disisihkan untuk investasi dalam proyek-proyek pinjaman EIB masa
depan dalam bidang energi terbarukan dan efisiensi energi - area kunci untuk
perlindungan iklim internasional. EPOS II was the
first bond to be sold via public offering in all 27 EU Member States.
EPOS II adalah obligasi pertama yang dijual melalui penawaran umum di semua 27
Anggota Uni Eropa.
EIB loans for an innovative future The Lisbon European
Council (March 2000) launched a new Union strategy to strengthen employment,
economic reform and social cohesion as part of the emerging knowledge-based
economy 6 .EIB pinjaman
untuk masa depan yang inovatif ini Lisbon Dewan Eropa (Maret 2000) meluncurkan
strategi Uni baru untuk memperkuat kerja, reformasi ekonomi dan kohesi sosial
sebagai bagian dari ekonomi berbasis pengetahuan yang muncul. The EIB's initial contribution to this strategy
consisted in its Innovation 2000. Kontribusi awal yang EIB untuk
strategi ini terdiri dalam Surat Inovasi 2000.
Initiative (i2i), through which some €15 billion of loans
for innovation-rich investments were advanced.Initiative
(i2i), melalui beberapa 15 € miliar pinjaman untuk investasi inovasi-kaya yang
canggih. After the Barcelona (March 2002) and
Brussels (March 2003) European Councils, the EIB was encouraged to target
investment in R&D and innovation in the private and public sectors.
Setelah Barcelona (Maret 2002) dan Brussels (Maret 2003) Dewan Eropa, EIB
didorong untuk target investasi dalam R & D dan inovasi di sektor swasta
dan publik. In April 2003, under the continued
acronym i2i (Innovation 2010 Initiative), the Bank extended and fine-tuned its
support for the Lisbon agenda In 2000, the EIB pledged to lend €50 billion for
innovative projects over the period 2000-2010. Pada April 2003, di bawah
i2i akronim lanjutan (Inovasi 2010 Initiative), Bank dukungan diperpanjang dan
fine-tuned untuk agenda Lisbon Pada tahun 2000, EIB berjanji untuk meminjamkan
€ 50 milyar untuk proyek-proyek yang inovatif selama periode 2000-2010. This objective was reached three years earlier: with
€10.3 billion in loans under i2i in 2007, total innovation lending (2000-1007)
stood at €56 billion at the end of the year. Tujuan ini dicapai tiga
tahun sebelumnya: 10300000000 € dengan pinjaman di bawah i2i pada tahun 2007,
inovasi total kredit (2000-1007) berdiri di 56000000000 € pada akhir tahun. The i2i initiative focuses on three objectives paving
the way for technological modernization and the tailoring of human capital to
the European economy of tomorrow: Inisiatif i2i berfokus pada tiga
tujuan membuka jalan bagi modernisasi teknologi dan menjahit modal manusia
untuk perekonomian Eropa besok:
) Improving access to quality Education and training
(support to investment in education and training by financing lifelong learning
interventions throughout the education life cycle; education in all settings;
tangibles and intangibles); 1) Meningkatkan akses terhadap kualitas
pendidikan dan pelatihan (dukungan untuk investasi dalam pendidikan dan
pelatihan dengan pembiayaan intervensi belajar sepanjang hayat di seluruh
siklus hidup pendidikan; pendidikan di semua pengaturan, bukti fisik dan tidak
berwujud);
) Promoting excellence in Research, Development and
Innovation: through the Risk-Sharing Finance Facility (RSFF), the EIB can
advance loans for R&D involving financial risks above those normally
accepted by investors. 2 Mempromosikan keunggulan) dalam Penelitian,
Pengembangan dan Inovasi: melalui Risiko-Berbagi Fasilitas Keuangan (RSFF), EIB
dapat uang muka pinjaman untuk R & D yang melibatkan risiko keuangan di
atas yang biasanya diterima oleh investor. Together,
the EIB and the Commission will provide up to EUR 2 billion for the period
2007-2013; and Bersama, EIB dan Komisi akan menyediakan hingga EUR 2
milyar untuk periode 2007-2013; dan
) Supporting the diffusion of technologies and the
development of information and communication technology (ICT), involving the
rollout of fixed and mobile broadband networks and access technologies and the
creation of networks in a number of sectors (e-health, e-transport, etc.). 3)
Mendukung difusi teknologi dan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi
(ICT), yang melibatkan peluncuran mobile broadband jaringan dan tetap dan
teknologi akses dan penciptaan jaringan di sejumlah sektor (e-health,
e-transportasi, dll).
Menghubungkan Eropa
The need to provide freedom of movement of goods,
persons, energy and information underpins the fundamental developmental and
integration aims of the European Union (EU).Kebutuhan
untuk menyediakan kebebasan pergerakan barang, orang, mendasari energi dan
informasi tujuan pembangunan dan integrasi fundamental dari Uni Eropa (UE). At the heart of European policy, the expansion of the
Trans-European Transport and Energy Networks (TENs) remains a key objective for
the EIB. Di jantung kebijakan Eropa, perluasan Transportasi Trans-Eropa
dan Energi Jaringan (TENS) tetap menjadi tujuan utama untuk EIB. The EU has identified 30 priority projects within the
TEN-T network on which financial support from the EU budget will be
concentrated. Uni Eropa telah mengidentifikasi 30 proyek prioritas dalam
jaringan TEN-T di mana dukungan keuangan dari anggaran Uni Eropa akan
terkonsentrasi. In addition, the Commission's
priority list of TEN-Energy projects (TEN-E) comprises a total of 10
electricity and natural gas transportation schemes, ranging from small
cross-border power links to transcontinental gas pipelines 7 . Selain itu,'s prioritas daftar
Komisi-Energi proyek TEN (SEPULUH-E) terdiri dari total 10 listrik dan
transportasi gas skema alam, mulai dari kecil perbatasan kekuasaan link-salib
untuk jaringan pipa gas antar benua. The estimated
cost of the TEN-T projects (of which 21 are rail schemes) is EUR 600 billion.
Estimasi biaya proyek SEPULUH-T (dari yang 21 adalah skema rel) adalah EUR 600
miliar. EU contributions will remain well below
the investment requirements. kontribusi Uni Eropa akan tetap jauh di
bawah kebutuhan investasi. The EIB is expected to
bridge the financial gap and accelerate the completion of the network,
envisaged for 2020. EIB diharapkan dapat menjembatani kesenjangan
keuangan dan mempercepat penyelesaian jaringan, dipertimbangkan untuk 2020. Over the last few years, EIB transport lending has
increased to projects for urban transport; for research and development aiming
at lower emissions; and projects improving fuel efficiency and safety.
Selama beberapa tahun terakhir, pinjaman EIB transportasi telah meningkat
menjadi proyek untuk transportasi perkotaan; untuk penelitian dan pengembangan
bertujuan emisi yang lebih rendah, dan proyek peningkatan efisiensi bahan bakar
dan keselamatan. Overall, the Bank has
demonstrated a clear preference towards funding projects in the railway sector.
Secara keseluruhan, Bank telah menunjukkan preferensi yang jelas terhadap dana
proyek-proyek di sektor kereta api. Although the
relationship between the stock of infrastructure capital and greenhouse gas
emissions is complex, this does not, in itself, call into question the EIB's
continued commitment to TENs. Meskipun hubungan antara stok modal
infrastruktur dan emisi gas rumah kaca adalah kompleks, ini tidak, dalam
dirinya sendiri, mempertanyakan komitmen EIB untuk TENS. In particular, funding railways, inland waterways and
maritime projects (in particular the Motorways of the Sea) will continue to be
a priority as these are the most promising in terms of reducing greenhouse gas
emissions per transport unit. Secara khusus, pendanaan kereta api, lalu
lintas air dan proyek maritim (khususnya jalan raya Laut) akan terus menjadi
prioritas karena ini adalah yang paling menjanjikan dalam hal mengurangi emisi
gas rumah kaca per unit transportasi. The same
applies to urban transport and intermodal hubs. Hal yang sama berlaku
untuk transportasi perkotaan dan antar moda hub.
Road and airport projects must demonstrate high economic
value.Jalan dan bandara proyek harus menunjukkan nilai ekonomi
tinggi. Support will focus on improvements in
safety, efficiency and reduced environmental impacts. Dukungan akan berfokus
pada peningkatan keamanan, efisiensi dan dampak lingkungan dikurangi. In the period 2000-2007, the EIB lent €54.2bn for
investment in transport TENs. Pada periode 2000-2007, EIB dipinjamkan €
54.2bn untuk investasi dalam puluhan transportasi. Given the continuing need for investing in large
infrastructure networks across the Union the EIB has committed itself to
provide at least €75 billion for TEN-T projects between 2004 and 2013.
Mengingat adanya kebutuhan untuk terus berinvestasi pada jaringan infrastruktur
besar di Uni EIB berkomitmen untuk menyediakan setidaknya 75000000000 € untuk
proyek SEPULUH-T antara 2004 dan 2013.
Public Private Partnerships (PPPs) are gaining importance
as vehicles to finance much-needed public infrastructure across Europe,
accounting for well over EUR 200 bn of investment to date and over EUR 100 bn
likely to be invested through PPP transactions in the coming five years.Kemitraan
Publik Swasta (PPP) yang semakin penting sebagai kendaraan untuk membiayai
infrastruktur publik yang sangat dibutuhkan di seluruh Eropa, akuntansi selama
lebih dari 200 milyar EUR investasi untuk tanggal dan lebih dari EUR 100 miliar
kemungkinan akan diinvestasikan melalui transaksi PPP dalam lima tahun
mendatang. In September 2008 the EIB launched a
European PPP Expertise Centre (EPEC), together with the European Commission.
Pada bulan September 2008 EIB meluncurkan PPP Eropa Keahlian Centre (EPEC),
bersama dengan Komisi Eropa. By building on the
experience of EIB and EPEC staff in negotiating and delivering PPP transactions
ensures EPEC envisages enabling public authorities in the EU Member and
Candidate Countries to become more effective participants in PPP transactions.
Dengan membangun pengalaman EIB dan staf EPEC dalam proses negosiasi dan transaksi
PPP memastikan memberikan membayangkan EPEC memungkinkan otoritas publik di
Calon Anggota Uni Eropa dan Negara-negara peserta menjadi lebih efektif dalam
transaksi PPP.
Powering Eropa yang bersih
The EIB has been increasingly active in the energy sector
for some time, responding to growing awareness around the world of the gravity
of the challenge posed by climate change.EIB telah
semakin aktif di sektor energi untuk beberapa waktu, menanggapi meningkatnya
kesadaran di seluruh dunia dari gravitasi dari tantangan yang ditimbulkan oleh
perubahan iklim. In June 2007 the EIB's Board of
Governors endorsed a new energy policy, called “Clean Energy for Europe: a
Reinforced EIB Contribution”, which clarified and strengthened the Bank's role
in working towards EU targets on energy use and supply 8
. Pada bulan Juni 2007 Dewan Gubernur EIB mendukung kebijakan energi
baru, yang disebut "Clean Energy untuk Eropa: sebuah bertulang EIB
Kontribusi", yang diperjelas dan memperkuat Bank peran dalam bekerja
menuju sasaran Uni Eropa pada penggunaan energi dan pasokan 8. This new approach
was immediately translated into real action. Pendekatan baru ini segera
diterjemahkan ke dalam tindakan nyata. In 2007
loans in the energy sector totalled €6.8 billion, of which more than €5.4
billion was for projects inside the EU. Pada tahun 2007 kredit di sektor
energi sebesar € 6800000000, yang lebih dari € 5400000000 adalah untuk
proyek-proyek di dalam Uni Eropa. Outside the EU,
about EUR 1.4bn went to energy projects in China, the Mediterranean partner
countries, Croatia, the Balkans, Uganda and South Africa. Di luar Uni
Eropa, sekitar 1.4bn EUR pergi ke proyek-proyek energi di China, negara-negara
mitra Mediterania, Kroasia, Balkan, Uganda dan Afrika Selatan. The overall lending figure was not only a huge increase
on 2006, but far beyond the total target of €4 billion that the Bank had
originally set itself. Sosok pinjaman secara keseluruhan tidak hanya
peningkatan yang sangat besar pada tahun 2006, namun jauh melampaui target
total € 4 miliar yang Bank semula mengatur dirinya sendiri. And 2007 EIB lending to renewable energy projects inside
and outside the EU topped EUR 2 billion – roughly four times the figure for
2006. Dan 2007 pinjaman EIB kepada proyek-proyek energi terbarukan di
dalam dan di luar Uni Eropa melampaui EUR 2 milyar - sekitar empat kali angka
untuk tahun 2006.
Indeed, the EIB has particularly reinforced its
contribution in the areas of renewable energy (RE) and energy efficiency (EE).Memang,
EIB telah sangat memperkuat kontribusinya di bidang energi terbarukan (RE) dan
efisiensi energi (EE). The new annual target
lending to RE projects is EUR 800 million (minimum), and 50% of EIB lending is
foreseen for electricity generation associated with RE technologies. The
target pinjaman baru tahunan untuk proyek-proyek RE adalah EUR 800 juta
(minimal), dan 50% dari pinjaman EIB adalah diramalkan untuk pembangkit listrik
yang terkait dengan teknologi RE. The EIB
financing share of total costs for RE projects has raised from 50 to 75%, in
particular for “emerging RE technologies” and investments contributing
significantly to EE. Pembiayaan EIB saham total biaya untuk
proyek-proyek RE telah dibangkitkan dari 50 hingga 75%, khususnya untuk
"teknologi RE yang muncul" dan investasi memberikan kontribusi
signifikan terhadap EE. The selection criteria for
RE technologies have been updated, and ad hoc financial instruments for
smaller-scale investments, including the recourse to structured finance, have
been developed. Kriteria seleksi untuk teknologi RE telah diperbarui,
dan ad hoc instrumen keuangan untuk investasi skala kecil, termasuk jalan untuk
membiayai terstruktur, telah dikembangkan. These
new targets will further diversify the Bank's RE projects portfolio by
developing less mature markets both in and outside the EU and by favouring the
deployment of less-developed RE sources (other than wind and hydro schemes and
such as solar power, biomass or bio-fuels). Ini target baru lebih lanjut
akan diversifikasi Bank RE portofolio proyek dengan mengembangkan pasar yang
kurang matang baik di dalam maupun di luar Uni Eropa dan dengan mendukung
penyebaran sumber RE yang kurang berkembang (selain skema angin dan air dan
seperti tenaga surya, biomassa atau bio- bahan bakar). In 2007, EIB lending to renewable energy covered not
only proven technologies such as onshore wind, hydro or geothermal power, but
also those still under development, for example photovoltaic and solar thermal
generation. Pada tahun 2007, pinjaman EIB kepada energi terbarukan
mencakup tidak hanya terbukti teknologi seperti angin darat, air atau tenaga
panas bumi, tetapi juga mereka yang masih dalam pengembangan, untuk generasi
fotovoltaik misalnya panas dan matahari. In fact,
lending to renewable energy projects represented 55 percent of all EIB lending
for electricity generation. Bahkan, pinjaman untuk proyek energi
terbarukan mewakili 55 persen dari seluruh pinjaman EIB untuk pembangkit
listrik. The Bank does not only support EU climate
change and energy policies via its lending in favour of projects fostering RE
sources, but also by promoting a rational use of energy. Bank tidak
hanya mendukung UE perubahan iklim dan kebijakan energi melalui pinjaman dalam
mendukung proyek-proyek pembinaan sumber RE, tetapi juga dengan mempromosikan
penggunaan energi yang rasional. The EIB's energy
efficiency (EE) target areas include for instance financing EE investment
programmes in different sectors such as social housing, schools, industry, etc.
as well as combined heat and power plants and district heating networks.
efisiensi energi EIB's (EE) area target, termasuk untuk EE contoh pembiayaan
program investasi di sektor-sektor yang berbeda seperti perumahan sosial,
sekolah, industri, dll serta gabungan panas dan pembangkit tenaga listrik dan
jaringan distrik pemanas. EE considerations are
mainstreamed into all EIB operations, working with promoters to extend the EE
potential of projects.The EIB can also finance projects contributing to energy
diversification and security at EU level, notably Trans-European Energy Network
projects; electricity grids and connections, gas pipelines, gas storage and LNG
projects; and power stations contributing to diversification at European level.
pertimbangan EE dimasukkan ke dalam semua operasi EIB, bekerja sama dengan
promotor untuk memperpanjang potensi EE dari EIB projects.The juga dapat
membiayai proyek-proyek berkontribusi terhadap diversifikasi energi dan
keamanan di tingkat Uni Eropa, khususnya Trans-Eropa Energi Jaringan proyek; jaringan
listrik dan koneksi, gas pipa, penyimpanan gas dan LNG proyek; dan pembangkit
listrik berkontribusi terhadap diversifikasi di tingkat Eropa. In line with EU's priorities, the Bank's energy
activities in Neighbour and Partner countries focus on creating a pan-European
Energy Community with Neighbour countries (an objective largely covered through
TEN-E projects), and on enhancing security of energy supply in the EU.
Sejalan dengan prioritas Uni Eropa, energi Bank aktivitas di negara-negara
Tetangga dan Mitra fokus pada menciptakan Energi pan-Masyarakat Eropa dengan
negara-negara Tetangga (tujuan sebagian besar ditutupi melalui proyek
SEPULUH-E), dan meningkatkan keamanan pasokan energi di Uni Eropa. The EIB is building a pipeline of climate change projects
in these countries, mainly energy efficiency and renewable energy projects,
with the aim to improve access of the local population to modern energy sources
EIB sedang membangun jaringan pipa proyek perubahan iklim di negara-negara,
terutama efisiensi energi dan proyek-proyek energi terbarukan, dengan tujuan
untuk meningkatkan akses penduduk setempat untuk sumber energi modern
EIB Dana Karbon
EIB mendukung itu perubahan iklim Uni Eropa besarbesaran
kebijakan melalui dana karbon. Bank
telah membentuk dana karbon dengan EBRD, Bank Dunia dan KfW, dan mensponsori
sebuah generasi dana kedua dengan sekelompok Eropa lembaga pembiayaan publik
dalam rangka mendukung pengembangan pasar karbon pasca 2012 (setelah
berakhirnya Protokol Kyoto).
Kredit
Karbon Multilateral Fund (MCCF) menyediakan bagi pemegang saham kedaulatan EBRD
dan EIB dan perusahaan di negara-negara anggota untuk memenuhi kewajiban emisi
di bawah EU ETS, dengan membeli kredit karbon dari proyek pengurangan emisi
yang dibiayai oleh dua bank.
Dana
Karbon untuk Eropa (CFE) akan membeli gas pengurangan emisi rumah kaca dari
ramah investasi proyek-iklim bank portofolio baik yang dihasilkan oleh Protokol
Kyoto CDM dan mekanisme JI dan membantu sponsor proyek di negara anggota Uni
Eropa dan sektor swasta Eropa mengembangkan proyek-proyek dimaksudkan untuk
mengurangi emisi gas rumah kaca.
The-KfW
EIB Pertambahan Nilai Kredit Karbon Fund akan memfasilitasi pembiayaan
proyek-proyek melalui pembelian kredit karbon yang dihasilkan dari pengurangan
emisi gas rumah kaca, misalnya melalui energi terbarukan
aplikasi, efisiensi energi, dll
aplikasi, efisiensi energi, dll
2012 .Pasca-2012 Dana Kredit Karbon
bertujuan untuk membeli kredit karbon yang saat ini bertambah pasca tahun 2012
dan dijual kembali kepada badan usaha dengan kewajiban kepatuhan di bawah-Uni
Eropa yang ada ETS dan / atau perantara setelah 2012.
Penutup
Pola hidup dengan semangat investasi merupakan hal yang sangat krusial
untuk dikembangkan ditengah sistem perekonomian yang sedang berkembang seperti
saat ini. Di beberapa negara maju seperti Amerika Serikat yang tingkat
pendidikan masyarakatnya sudah beberapa langkah lebih maju, lembaga keuangan
yang memiliki perkembangan lebih cepat justru pasar modal. Hal ini
mengindikasikan bahwa skim investasi lebih diminati oleh masyarakat. Dengan
pola investasi, masyarakat dapat memantau secara langsung kinerja usaha yang
diminati. Hal yang sangat bertolak belakang dengan sistem perbankan dengan
bunga tetap. Di negara lain seperti Jepang, bahkan pemerintah sangat mendukung
semangat investasi dengan menurunkan tigkat suku bunga hingga mendekati angka
0% atau lebih dikenal dengan nil interest. Untuk negara maju berkembang seperti
Indonesia, semangat investasi sangat dibutuhkan. Jika demikian, sekaranglah
saatnya untuk mengubah pola hidup dari menabung ke investasi. Namun perubahan
besar seperti ini bukanlah hal mudah, dibutuhkan kekuatan besar untuk
mengubahnya. Siapakah The Power Of Change itu ? Saya yakin
semua pihak setuju jika Bank Syariah adalah the power of change.
Comments
Post a Comment